it's
been a while since my last post... yup.. sudah lama aku tidak menulis
curhat2 ngawur... berisi visiku sendiri yang narsis malu2.. hehe, tidak
ada keberanian untuk tag my own notes ke siapapun, meski isi notes ku
termasuk NGAWUR,hehehe
trigger untuk kembali menulis di minggu pagi yang dingin ini sebenarnya adalah hal sepele.. aku mendapatkan job writing review in german/deutsch (!) dari blogsvertise. sebuah broker review yang sangat2 mahal dan sering membayarku. merasa mirip dengan ku? maka potensi untuk duduk2 didepan pc dan dibayari adalah more than 50%! huikikik.. alhamdulillah, aku dan jasaku sek laku dipake oleh dunia dan umat manusia...
menulis dalam bahasa jerman? wah hal yang mudah... jurusnya tetep lahh..tidak perlu sampe jadi seorang KAMRAD (keamanan rakyat darurat/darat/dahsyat?).. pokoknya jadilah pengguna yang teliti.. internet user yang cermat.. itu sudah lebih dari cukup..
menulis... menulis... menulis...ehhh...lebih tepat kalo yang sekarang ini mengetik/typing , writing ideas via typing tepatnya...
apa yang didapat dari menulis?... ketika kita menuliskan sesuatu.. kita telah mencatat sejarah pikiran abstrak kita ke dalam sebuah record/rekaman yang bisa dibaca ulang kembali.. ini hebat,.. belum ada satu alatpun yang tepat akurasinya mengejawantahkan pulse dari otak kita sehebat kegiatan menulis... menulis pun sebenarnya tidak berada dalam toplist dari kegiatan favoritku...(bocah nakal kok doyan nulis,..ih, gengsi dunkz)
akan tetapi aku sangat membutuhkan kegiatan menulis ini...
ketika moodku ancur ajur2an.. aku akan refleks mengetik vocabulary list dari kata2 kotor yang telah aku pelajari sejak kecil mulai dari "hanttook dalanh" sampe "kozu mothafucka"..
ketika semuanya tertulis dan aku baca kembali... miris rasanya, ngliat betapa aku mampu mempunyai kosakata itu... keliatan seperti seumur hidup hanya iitulah yang aku pelajari.. berlaku sama dengan update status fbku..
sedih sekali..
untuk hal hal lain... pasti akan berlaku hal yang sama..
menulis membantu kita untuk berpikir dan mengatur strategi...
(nah,.. ini bikin sedih lagi.. mengingat kalimat diatas pun belum menjadi sepenuhnya dari cara kerja ku... baru kepikir ya sekarang ini)
cobalah menulis semua kekurangan dan kelebihan diri sendiri... jika tak mampu, cobalah menulis kelebihan dan kekurangan orang lain secara berimbang dan obyektif...
aku telah mencobanya... dan aku menangis setiap saat aku menuliskan kekuranganku,.. dan juga malah makin malu untuk menuliskan kelebihanku,.. karena setiap kepengen narsis dengan menuliskan kelebihan ku.. aku merasa satu lubang kekurangan dalam jiwaku bertambah, digerogoti arogansi yang ndeso...
judul notesku kali ini adalah "kembali menulis = kembali menangis?"..
kali ini aku mungkin tidak menangis..
tetapi aku telah menangis ketika menulis notes2ku yang terdahulu...berulangkali di banyak notes..
dan sekarang aku rasa moodku makin memburuk dan kembali hampir menangis.. karena aku sering lupa dengan apa yang aku tangisi.. semua kekurangan2ku..
astaghfirullah..
*dedicated as counter attack for the quote "cowok tu gak punya perasaan!".. and i say "had enough brain? EAT this!!"
trigger untuk kembali menulis di minggu pagi yang dingin ini sebenarnya adalah hal sepele.. aku mendapatkan job writing review in german/deutsch (!) dari blogsvertise. sebuah broker review yang sangat2 mahal dan sering membayarku. merasa mirip dengan ku? maka potensi untuk duduk2 didepan pc dan dibayari adalah more than 50%! huikikik.. alhamdulillah, aku dan jasaku sek laku dipake oleh dunia dan umat manusia...
menulis dalam bahasa jerman? wah hal yang mudah... jurusnya tetep lahh..tidak perlu sampe jadi seorang KAMRAD (keamanan rakyat darurat/darat/dahsyat?).. pokoknya jadilah pengguna yang teliti.. internet user yang cermat.. itu sudah lebih dari cukup..
menulis... menulis... menulis...ehhh...lebih tepat kalo yang sekarang ini mengetik/typing , writing ideas via typing tepatnya...
apa yang didapat dari menulis?... ketika kita menuliskan sesuatu.. kita telah mencatat sejarah pikiran abstrak kita ke dalam sebuah record/rekaman yang bisa dibaca ulang kembali.. ini hebat,.. belum ada satu alatpun yang tepat akurasinya mengejawantahkan pulse dari otak kita sehebat kegiatan menulis... menulis pun sebenarnya tidak berada dalam toplist dari kegiatan favoritku...(bocah nakal kok doyan nulis,..ih, gengsi dunkz)
akan tetapi aku sangat membutuhkan kegiatan menulis ini...
ketika moodku ancur ajur2an.. aku akan refleks mengetik vocabulary list dari kata2 kotor yang telah aku pelajari sejak kecil mulai dari "hanttook dalanh" sampe "kozu mothafucka"..
ketika semuanya tertulis dan aku baca kembali... miris rasanya, ngliat betapa aku mampu mempunyai kosakata itu... keliatan seperti seumur hidup hanya iitulah yang aku pelajari.. berlaku sama dengan update status fbku..
sedih sekali..
untuk hal hal lain... pasti akan berlaku hal yang sama..
menulis membantu kita untuk berpikir dan mengatur strategi...
(nah,.. ini bikin sedih lagi.. mengingat kalimat diatas pun belum menjadi sepenuhnya dari cara kerja ku... baru kepikir ya sekarang ini)
cobalah menulis semua kekurangan dan kelebihan diri sendiri... jika tak mampu, cobalah menulis kelebihan dan kekurangan orang lain secara berimbang dan obyektif...
aku telah mencobanya... dan aku menangis setiap saat aku menuliskan kekuranganku,.. dan juga malah makin malu untuk menuliskan kelebihanku,.. karena setiap kepengen narsis dengan menuliskan kelebihan ku.. aku merasa satu lubang kekurangan dalam jiwaku bertambah, digerogoti arogansi yang ndeso...
judul notesku kali ini adalah "kembali menulis = kembali menangis?"..
kali ini aku mungkin tidak menangis..
tetapi aku telah menangis ketika menulis notes2ku yang terdahulu...berulangkali di banyak notes..
dan sekarang aku rasa moodku makin memburuk dan kembali hampir menangis.. karena aku sering lupa dengan apa yang aku tangisi.. semua kekurangan2ku..
astaghfirullah..
*dedicated as counter attack for the quote "cowok tu gak punya perasaan!".. and i say "had enough brain? EAT this!!"