arrrrrrrrrrrrrtiinya.......
(dari google translate yang sedikit aku revisi, heheh, itung2 amal buat dunia)
apakah blogging berarti merengek? sayangku, kau sudah mengartikan semuanya dengan cara yang salah
jika saja konten/isi dari weblog/blog/notes/catatan/whathefuckever itu adalah sebuah catatan tepi kehidupan yang mampu menginspirasi banyak orang (sama dengan menggurui?sepertinya tidak), maka itulah yang disebut aktualisasi diri lewat tulisan/prosa bebas.
banyak sekali yang mengira kegiatan menulis adalah sebuah kegiatan cengeng yang tidak akan menghasilkan sesuatu apapun, mengingat didalam tulisan, sebuah konflik dan konfrontasi tidak dinyatakan secara terbuka dan direct, langsung ke subyek yang dituju..........cenderung rasan2, ngegosip, maen belakang, dan sejenisnya...
jika itu pendapat orang2 disekitar kita, maka kali ini aku akan menentangnya dengan menyatakan bahwa
" orang2 seperti itulah yang akan menjadi debu diantara kertas catatan sejarah, yang akan selalu disingkirkan, ditiup minggat dari setiap lembar kehidupan, bikin kotor aja pokoknya..
bahkan buat kita2 yang suka membaca tanpa punya keberanian menulis...
tanpa meremehkan kekuatan direct action,... lihatlah.....jangan lagi terbutakan oleh keras kepala dan kemerdekaan semu hati...
contoh lokal saja dulu ya... andrea hirata, penulis novel "laskar pelangi"..... betapa sebuah proses kesungguhannya dalam menulis telah membawanya ke level tertentu yang benar2 secara manusiawi, aku iri, dan aku inginkan...
(menghormati seseorang karena kepribadiannya, tidak sama dengan menghormati seseorang karena kehebatan hasil karyanya.......- sepertinya ini juga sub ide yang menarik-)
mbak J.K rowling,... bagaimana awal penulisan novel "harry potter" yang sangat2 gak bondo, modal minim (pasti tau kan gimana ceritanya?), akhirnya mampu menyihir dunia, membuat kita berpikir ulang, mungkin ada benarnya tentang keberadaan wizards and muggles itu..
mbah J.R.R tolkiens.. betapa dia mampu menuangkan kisah nyata perang dunia menjadi sebuah novel fiksi kolosal ... betapa aku terheran2 melihat tebal buku "the fellowship of the ring" , pertama liat langsung mwaless, buka langsung halaman terakhir dgn harapan ada sinopsis nya... kok malah isinya peta Middle Earth... gila orang ini...
terlalu berat? okee, contoh tulisan yang ringan2 saja....
trending topic dari twitter tentang hosni mubarak, isinya ya cuman tulisan sumpah serapah dan hujatan, gak lebih dari itu...
hasilnya? sukses, hosni mubarak turun dari jabatan dengan muka malu diilokno wong sakndunyo...
huahh, banyak banget ceritanya....
intinya... menulis adalah lebih dari direct action... menulis adalah master plan, track record, panduan, ..d'massive weapon..
berdiam diri dan tidak menulis itu hanyalah sebuah fase strategi, .. tidak akan berarti banyak tanpa diawali atau dilanjutkan dengan fase2 strategi yang lain......
#(ahhhhhh,tidakkk, apakah aku sedang didalam perang!??wkwkwk)
selama kamu tidak menggunakan muka orang lain untuk dicoret2..
"menulislah,... seberat apapun itu, apapun motifmu, .."
--*aduh*-sepertinya monitor ini sedang menghasutku untuk kembali kerja terus2an--
--------------------------dan libertarianism merasuk tanpa permisi...--------------------------------
(dari google translate yang sedikit aku revisi, heheh, itung2 amal buat dunia)
apakah blogging berarti merengek? sayangku, kau sudah mengartikan semuanya dengan cara yang salah
jika saja konten/isi dari weblog/blog/notes/catatan/whathefuckever itu adalah sebuah catatan tepi kehidupan yang mampu menginspirasi banyak orang (sama dengan menggurui?sepertinya tidak), maka itulah yang disebut aktualisasi diri lewat tulisan/prosa bebas.
banyak sekali yang mengira kegiatan menulis adalah sebuah kegiatan cengeng yang tidak akan menghasilkan sesuatu apapun, mengingat didalam tulisan, sebuah konflik dan konfrontasi tidak dinyatakan secara terbuka dan direct, langsung ke subyek yang dituju..........cenderung rasan2, ngegosip, maen belakang, dan sejenisnya...
jika itu pendapat orang2 disekitar kita, maka kali ini aku akan menentangnya dengan menyatakan bahwa
" orang2 seperti itulah yang akan menjadi debu diantara kertas catatan sejarah, yang akan selalu disingkirkan, ditiup minggat dari setiap lembar kehidupan, bikin kotor aja pokoknya..
bahkan buat kita2 yang suka membaca tanpa punya keberanian menulis...
tanpa meremehkan kekuatan direct action,... lihatlah.....jangan lagi terbutakan oleh keras kepala dan kemerdekaan semu hati...
contoh lokal saja dulu ya... andrea hirata, penulis novel "laskar pelangi"..... betapa sebuah proses kesungguhannya dalam menulis telah membawanya ke level tertentu yang benar2 secara manusiawi, aku iri, dan aku inginkan...
(menghormati seseorang karena kepribadiannya, tidak sama dengan menghormati seseorang karena kehebatan hasil karyanya.......- sepertinya ini juga sub ide yang menarik-)
mbak J.K rowling,... bagaimana awal penulisan novel "harry potter" yang sangat2 gak bondo, modal minim (pasti tau kan gimana ceritanya?), akhirnya mampu menyihir dunia, membuat kita berpikir ulang, mungkin ada benarnya tentang keberadaan wizards and muggles itu..
mbah J.R.R tolkiens.. betapa dia mampu menuangkan kisah nyata perang dunia menjadi sebuah novel fiksi kolosal ... betapa aku terheran2 melihat tebal buku "the fellowship of the ring" , pertama liat langsung mwaless, buka langsung halaman terakhir dgn harapan ada sinopsis nya... kok malah isinya peta Middle Earth... gila orang ini...
terlalu berat? okee, contoh tulisan yang ringan2 saja....
trending topic dari twitter tentang hosni mubarak, isinya ya cuman tulisan sumpah serapah dan hujatan, gak lebih dari itu...
hasilnya? sukses, hosni mubarak turun dari jabatan dengan muka malu diilokno wong sakndunyo...
huahh, banyak banget ceritanya....
intinya... menulis adalah lebih dari direct action... menulis adalah master plan, track record, panduan, ..d'massive weapon..
berdiam diri dan tidak menulis itu hanyalah sebuah fase strategi, .. tidak akan berarti banyak tanpa diawali atau dilanjutkan dengan fase2 strategi yang lain......
#(ahhhhhh,tidakkk, apakah aku sedang didalam perang!??wkwkwk)
selama kamu tidak menggunakan muka orang lain untuk dicoret2..
"menulislah,... seberat apapun itu, apapun motifmu, .."
--*aduh*-sepertinya monitor ini sedang menghasutku untuk kembali kerja terus2an--
--------------------------dan libertarianism merasuk tanpa permisi...--------------------------------